Resmi… Laporan Muhammad Hidayat Terhadap Kaesang, Dihentikan Polisi

Resmi… Laporan Muhammad Hidayat Terhadap Kaesang, Dihentikan Polisi

- in Breaking News
188
0
Muhammad Hidayat Vs KaesangMuhammad Hidayat Vs Kaesang

DABORIBO.COM – Resmi… Laporan Muhammad Hidayat Terhadap Kaesang, Dihentikan Polisi Beberapa hari ini nama putra Presiden RI, Joko Widodo kembali mencuat setelah Kaesang dilaporkan oleh seorang orang tua bernama Muhammad Hidayat kepada pihak polisi karena menurutnya kata ‘Ndeso’ pada Vlog kaesang ada unsur pidana dan kebencian. Akan tetapi setelah pihak kepolisian menerima laporan tersebut dan dilakukan beberapa penyelidikan sama sekali tidak ada unsur pidana.

Muhammad Hidayat yang melaporkan Kaesang memang laporannya didengarkan oleh pihak kepolisian da dilakukan beberapa penyelidikan, akan tetapi dari hasil penyelidikan oleh pohak berwajib sama sekali apa yang ada di dalam video tersebut tidak ada yang salah, sehingga laporan MH dianggap tidak kuat dan tak ada artinya sama sekali.

Menurut Wakil Kepala Polri, Komjen Syafruddin mengungkapkan, apabila laporan Muhammad Hidayat (MH) pada kaesang Pangarep sama sekali tidak akan polisi tindak lanjuti karena laporan tersebut tidak memenuhi beberapa unsur pidana dan malah dianggap laporan yang memang mengada-ada.

“Kami tegaskan sekali lagi, apabila laporan tersebut hanyalah mengada ada. Ya, laporannya sangat mengada-ada. Ya kami nggak akan menindaklanjutinya ,” tegas Syafruddin, seperti dikutip laman kompas di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 6 Juli 2017

Seperti diketahui apabila MH sang pelapor telah melaporkan Kaesang kepada pihak Polres Metro Bekasi Kota karena adanya dugaan penodaan agama juga ujaran kebencian. Kaesang diduga lakukan ujaran kebencian melalui vlog (video blog) bertajuk #BapakMintaProyek yang ia unggah pada laman Youtube miliknya.

MH berpendapat apabila ada perkataan Kaesang yang menjurus pada ujaran kebencian salah satunya adalah kata atau ucapan “ndeso”. Tetapi, menurut Syafruddin apabila dirinya berpendapat apabila kata “ndeso” yang dimaksud Kaesang tidak menunjuk terhadap subjek tertentu akan tetapi hanya sebuah candaan semata dan hal ini sudajh ada di masyarakat Indonesia semenjak lama.

“Omongan ‘ndeso’ kan udah ada, saya sendiri dari kecil sudah mendengar omongan ‘ndeso’ tersebut, yang jelas hanya guyonan semata. Jadi kami juga, selaku Polri, penyidik kan harus rasional,  gak mungkin semua laporan dari masyarakat harus kami tindak lanjuti. Ada unsurnya itu dapat ditindaklanjuti, apabila tidak ada, ya nggak perlu,” tanda Syafruddin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *