Massa Peduli NKRI Manado, Menolak Kedatangan Fahri Hamzah dan FPI

Massa Peduli NKRI Manado, Menolak Kedatangan Fahri Hamzah dan FPI

- in Breaking News
664
0
Fahri HamzahFahri Hamzah

DABORIBO.COM – Massa Peduli NKRI Manado, Menolak Kedatangan Fahri Hamzah dan FPI Salah satu kabar yang sekarang ini tengah menjadi sorotan publik adalah aksi unjuk rasa penolakan pada sosok Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah dimana kedatangan Pria yang suka bersebrangan dengan kebijakan pemerintah ini langsung ditolak saat bearda di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, pada mulanya massa yang menolak hanya untuk FPI (Front Pembela Islam) akan tetapi Fahri Hamzah pun langsung kena getahnya.

Penolakan massa Manado terhadap Fahri Hamzah diamini oleh Israwadi  selaku Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura Idimana ia menjelaskan, apabila waktu itu massa sedang berkumpul di daerah bandara semenjak jam 09.00 WITA. Pada mulanya, mereka hanya melakukan orasi di area parkir bandara akan tetapi selanjutnya massa pindah ke  terminal VVIP karena mereka anggap area lebih luas. Aksi yang dilakukan massa awalnya hanya menolak keras anggota FPI yang kabarnya kan datang dan bertepatan dengan munculnya Fahri Hamzah

Israwadi menambahkan, apabila pihaknya sudah melarang kepada masyarakat yang lakukan aksi terebut karena bandara adalah fasilitas vital untuk pelayanan publik, akan tetapi massa tetap lakukan aksinya. Dilain tempat, Olly Dondokambey selaku Gubernur Sulawesi Utara waktu itu sempat menenangkan massa selanjutnya mengalihkan mereka supaya unjuk rasa dilakukan hanya di kantor gubernur.

Israwadi mengatakan, apabila massa menggelar aksinya sampai sore hari, sehingga Fahri Hamzah gagal karena diusir oleh massa di manado dan ia kabarnya telah kembali terbang ke Jakarta dengan no penerbangan GA 601. Salah satu dari perwakilan pengunjuk rasa bernama Max ia mengatakan, jika aspirasi yang mereka sampaiakan adalah salkah satu bentuk kepedulian pada NKRI.

“Aksi spontan ini, menjadi aksi kami yang peduli terhadap NKRI, kan kita lihat Indonesia ini beragam sehingga mempunyai semboyan Bhineka Tunggal Ika,” tegas Max seperti dilansir Antara.

Sebelumnya, Fahri Hamzah dikabarkan akan menjadi seorang pembicara pada dialog kebangsaan yang diselenggarakan di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, dimana dialog tersebut atas keinginan alumni KAMMI yang kabarnya kan dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuda, juga tokoh agama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *