Hasil Pilkada DKI 2017 – Dipastikan Quick Count Ahok-Anies Seimbang, Ini Mekanisme Pilkada 2 Putaran

Hasil Pilkada DKI 2017 – Dipastikan Quick Count Ahok-Anies Seimbang, Ini Mekanisme Pilkada 2 Putaran

- in Breaking News
320
0
quick-countquick-count

DABORIBO.COM – Hasil Pilkada DKI 2017 – Dipastikan Quick Count Ahok-Anies Seimbang, Ini Mekanisme Pilkada 2 Putaran Seperti diketahui sebelumnya, apabila Hasil Hitung cepat atau quick count dari  sekitar 3 lembaga survei Indevenden untuk Pilgub DKI 2017 sudah hampir selesai, dimana dipastikan pihak KPU akan kembali mengadakan putaran kedua untuk Pilgub DKI karena untuk Pasangan Ahok-Djarot dan pasangan Anies-Sandiagamempunyai perolehan yang sama.

Hasil Quick Count sampai malam ini memperlihatkan apabila kedua pasangan yaitu Ahok dan Anies belum ada yang mencapai 50 persen dimana dari hasil hitung cepat kedua pasangan hanya masing-masing mendapatkan 40 persen saja padahal syarat untuk menjadi Gubernur yang ditentukan pihak KPU harus mencapai 50 persen lebih. Sehingga, dipastikan akan ada Pilkada DKI putaran kedua yang akan menghadirkan Ahok dan Anies.

Selanjutnya bagaimanakah mekanisme dari KPU apabila memang ada 2 putaran?? sebelumnya mari kita lihat terlebih dahulu perolehan dari hasil akhir Quic Count sampai jam 18.15 WIB:

1. Quick Count dari Lingkaran Survei Indonesia:

1. Pasangan Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni: 16,9%
2. Pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat: 43,2%
3. Pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno: 39,9%
Data yang masuk: 100%

2. Quick Count dari SMRC:

1. Pasangan Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni: 16,7%
2. Pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat: 43,1%
3. Pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno: 40,2%
Data yang masuk: 99%

3. Quick Count dari Polmark Indonesia:

1. Pasangan Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni: 19,1%
2. Pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat: 41,2%
3. Pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno: 39,7%
Data yang masuk: 99,25%

Dari peraturan pihak KPU terkait Pilkada 2 putaran, yang tertuang pada UU No 6 Tahun 2016, tertera pada Pasal 36 ayat 2, disana disebutkan apabila  tidak adaPascol yang mendapatkan data lebih dari 50 persen, maka dipastikan akan ada putaran kedua, dimana untuk putaran kedua akan mempertandingkan kembali Pasangan Calon yang mendapatkan suara terbanyak, yaitu Ahok dan Anies.

Selanjutnya pada tahapan penyelenggaraan untuk Pilkada putaran kedua dalam peraturan tertuang sedikitnya ada 4 tahapan yang harus dilaksanakan oleh Pasangan Calon, diantarany adalah:

1. Pengadaan juga pendistribusian terhadap perlengkapan penyelenggaraan pemilihan
2. Kembali mengadakan kampanye dengan mempertajam pada visi, misi, juga program pasangan calon.
3. Pemungutan juga penghitungan suara
4. Rekapitulasi terhadap hasil perolehan suara

Seperti dikutip laman detikcom dari KPU DKI, khusus untuk putaran kedua di Jakarta, ada beberapa jadwal yang nantiny akan berlangsung yaitu:

1. Untuk masalah Penetapan Pilgub tanggal 4 Maret 2017
2. Rekapitulasi dan juga daftar pemilih tanggal 5 Maret sampai 19 April 2017
3. Sosialisasi Pilgub DKI pada tanggal 4 Maret sampai 15 April 2017
4. Masa tenang juga pembersihan terhadap alat peraga tanggal 16- 18 April 2017
5. Untuk Pemungutan juga penghitungan suara diadakan pada 19 April 2017
6. Untuk Rekapitulasi suara dilakukan pad atanggal 20 April – 1 Mei 2017
7. Untuk masalah Penetapan Pasangan Calon tanpa adanya sengketa pada tanggal 5 – 6 Mei 2017
8. Untuk Sengketa hasil nantiny akan mengikuti dari aturan yang ditentukan oleh MK
9. Untuk Penetapan paslon terpilih setelah adanya putusan MK paling lama sekitar 3 harian usai diputuskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *